Sejarah

Pendirian Universitas Muara Bungo diawali dengan pembentukan Yayasan Pendidikan Bungo berdasarkan akta notaris Supra Yitno, SH Nomor 26 Tanggal 12 Agustus 2006. Kemudian dengan dikeluarkannya Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 81/D/O/2008 tanggal 22 Mei 2008 tentang Pemberian Ijin Penyelenggaraan Program-Program Studi Baru dan Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muara Bungo menjadi Universitas Muara Bungo di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Bungo, maka Universitas Muara Bungo resmi berdiri.
Perubahan bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Muara Bungo menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo yang diprakarsai oleh Bupati Bungo Bapak H. Zulfikar Achmad untuk mencapai masyarakat sejahtera, adil dan makmur lahir bathin dengan upaya menanggulangi krisis bidang ekonomi, politik, hukum, agama dan sosial budaya.
Universitas Muara Bungo dipersiapkan menjadi Perguruan Tinggi untuk mengantisipasi pergeseran paradigma pengembangan yang semula berbasis inti (Content-Bases) menjadi berbasis kompetensi (Competence-Bases) dengan menitikberatkan terwujudnya sinergi dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap, sehingga pada akhirnya lulusan Universitas Muara Bungo memiliki kompetensi kepribadian dan kompetensi profesi.
Diharapkan ke depan lulusan Universitas Muara Bungo akan memiliki daya saing yang tinggi dalam dunia kerja untuk mengisi pembangunan. Untuk dapat mengembangkan tugas dan tanggung jawab sebagaimana tersebut, secara baik dan terarah sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi serta memenuhi harapan masyarakat, maka disusunlah Buku Panduan Universitas Muara Bungo untuk dapat dijadikan pedoman dan landasan perkuliahan mahasiswa, guna mengisi pembangunan dalam bidang pendidikan khususnya pembangunan negara dan masyarakat Indonesia pada umumnya.